Sistem Pendidikan Indonesia

          Indonesia merupakan negara yang mutu pendidikannya masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain bahkan sesama anggota negara ASEAN pun kualitas Sumber Daya Manusia bangsa Indonesia masuk dalam peringkat yang paling rendah (Sumber : Data United Nations Development Program (UNDP) 2015 ). Hal ini terjadi karena pendidikan di Indonesia belum dapat berfungsi secara maksimal. Oleh karena itu, pendidikan di Indonesia harus segera di evaluasi baik dari Tenaga Pendidiknya yaitu guru, Staf-stafnya dari Struktural Kependidikannya dan dari segi peserta didiknya agar mampu menghasilkan generasi-generasi yang memiliki Kompetensi yang unggul di bidangnya maupun diluar bidang keterampilannya.

          Untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia diperlukan sistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan dan tuntunan zaman. Perbaikan itu dimulai dari Semua elemen yang masuk dalam Struktur Organisasi manajemen pendidikan sampai peserta didiknya. Masa depan suatu bangsa sangat bergantung pada mutu Sumber Daya Manusianya dan kemampuan peserta didiknya untuk menguasai i’lmu pengetahuan dan teknologi. Hal tersebut dapat diwujudkan melalui pendidikan untuk diri pribadi nya terlebih dahulu dan setelah itu barulah membantu dan memberi i’lmu kepada peserta didiknya. Dalam kenyataanya sekarang ini dari segi pandangan saya pribadi, banyak orang yang belum dapat mengeyam pendidikan sekolah karena faktor ekonomi, padahal Pemerintah sudah mengalokasikan dana yang begitu besar untuk pendidikan tapi dalam kenyataan masih banyak sekolah-sekolah yang fasilitas nya kurang memadai untuk menunjang pendidikan.

         Ada beberapa Masalah yang dihadapi bangsa indonesia di bidang pendidikan yang mencakup 3 Faktor yaitu

  1. Kualitas Pendidikan

Kualitas Pendidikan di Indonesia dimulai dari Sumber Daya Manusia nya terlebih dahulu harus mempunyai niat untuk mengembangkan pendidikan, memberikan contoh kepada peserta didiknya dan memberikan i’lmu-i’lmu yang bermanfaat bagi peserta didiknya. Hal tersebut dibuktikan dengan sebagian kecil dari manajemen pendidik yang tidak didasari dengan niat tersebut.

2. Pemerataan Pendidikan

Saat ini pendidikan di Indonesia masih mengalami dibidang pemertaan pendidikan. Hal tersebut dikarenakan pendidikan di Indonesia hanya dapat dirasakan oleh Orang menengah ke atas dalam segi ekonomi. Agar pendidikan di Indonesia efektif dan efisien, maka pemerintah harus mengambil kebijakan yang tepat. Dalam segi pemerataan pendidikan ini bukan berarti saya menilai hanya dari segi ekonominya saja tetapi semua orang berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan bisa menghasilkan generasi-generasi yang memiliki Kompetensi yang unggul.

3. Biaya Pendidikan

Keadaan ekonomi Indonesia yang semakin terpuruk berdampak pula pada pendidikan di Indonesia. Banyak sekali anak yang tidak dapat mengeyam pendidikan dikarenakan biaya pendidikan yang mahal. Maka dari itu, agar bangsa Indonesia tidak semakin terpuruk, Pemerintah mulai mengeluarkan Dana BOS yang diberikan kepada Peserta Didik di SD, SMP, SMA/SMK. Hal tersebut dilakukan dengan membebaskan biaya SPP atau meringankan biaya pendidikan. Dengan dikeluarkannya kebijakan tersebut, diharapkan semua pendidikan dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat indonesia. Saya pribadi sangat berharap dengan adanya kebijakan yang dilakukan pemerintah melalui Dana BOS ini dengan tujuan untuk meringankan biaya pendidikan, supaya anggaran Dana BOS tersebut dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan tujuannya. Aamiiiiiin.

Ketiga faktor tersebut menurut saya pribadi menjadi problematika di bidang pendidikan Indonesia, dari ketiga faktor tersebut dalam pelaksanaannya masih belum efektif dan efisien, dikarenakan unsur-unsur sumber daya manusianya yang mungkin belum siap dalam melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut dan masih banyak faktor-faktor lain yang menjadi problematika di bidang pendidikan. Indonesia terdiri dari pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi, semoga pemerintah sudah bisa mulai memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia dengan membuat berbagai perubahan sistemnya serta berbagai kebijakan lainnya yang sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Indonesia, dimana dalam undang-undang no 20 tahun 2003 pasal 35 tersebut disbutkan bahwa standar kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan baik bagi peserta didik maupun semua elemen manajemen satuan pendidikan yang harus dipenuhinya atau dicapainya.

Pendidikan sangat penting pengaruhnya bagi suatu bangsa, tanpa adanya pendidikan, maka bangsa tersebut akan tertinggal dari bangsa lain. Seperti halnya bangsa indonesia, pendidikan merupakan salah satu upaya yang dibutuhkan untuk mengejar ketertinggalan dari bangsa lain khususnya bangsa-bangsa ASEAN. Maka pendidikan di Indonesia harus diperbaiki baik dari segi sistem pendidikannya maupun dari segi Sumber Daya Manusianya. Semoga Sistem Pendidikan Indonesia semakin lebih baik, semakin bertambah pula Kemampuan serta Kejujurannya dari setiap Sumber Daya Manusianya.

 

 

Sumber : Data United Nations Development Program (UNDP) 2015

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003

Buku Pengembangan Sistem Pendidikan Nasional Karya Dr. Hamdani Hamid, M.A.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 Replies to “Sistem Pendidikan Indonesia”

  1. Keren tulisannya, kena dengan kondisi pendidikan saat ini.
    InsyaAllah masih banyak orang yang berjuang meningkatkan kualitas pendidikan di negeri kita tercinta ini.
    Jayalah pendidikan Indonesia.

    1. Terima Kasih Banyak ya Sudah Membaca artikel nya dan langsung Merespon …
      Semakin banyak sumber daya manusia yang berjuang untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di indonesia dan yang terutama di SMKN 2 ini lebih bagus tapi tidak efektif , karena orang-orang yang seperti itu terhalang oleh sebuah sistem pendidikan yang begitulahhhhhhhh… haha you know lah..
      Jadi ya balik lagi ke pedoman pendidikan melalui Undang-Undang No.20 Tahun 2003 yang bertujuan bukan hanya “Mencerdaskan Anak-anak Bangsa” tapi mencerdaskan pula Staf-staf dan elemen nya aja sekalian… hahaha itu yang dikatakan Efektif dan Efisien.. hahaha…

      I Love You Mister

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *